KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Mengenal Jenis kelamin Allah SWT

Apa jenis kelamin Allah ?

Jenis kelamin nya (maaf) Tuhan adalah Androgeni… bukan laki2 juga bukan perempuan… (apakah gay..walohu allam)..

Nama Allah terdiri dari dua suku kata: Alihah (Dewa) dan Ilahah (Dewi), konstruksinya sama dengan YHWH, YH (maskulin) WH (feminin), Tien Shi atau Ten No, Tien (feminin), Shi (Maskulin), sama dengan Sang Hyang, Shang-feminin, Hyang-masuklin, sama dengan Shiva-Shakti…dst.

Di masa dulu, sosok feminin Tuhan lebih dominan, karena wanita memegang peranan yang lebih dominan dari laki-laki; wanitalah yang menciptakan pakaian, gerabah, utilitas, rumah, dst…sehingga kita mengenal istilah Venus, atau Dewi Sri, atau Ratu Kidul, dst.

Dengan bergesernya peradaban…Tuhan berubah menjadi laki-laki…
tetapi kerinduan terhadap sosok Tuhan perempuan tetap ada..

Dalam pikiran muslim… Allah itu Gaib… arti sebenarnya..Allah itu cenderung perempuan.. karena sosok Tuhan perempuan itu tersembunyi..
dalam lingkup Tuhan laki2, oleh sebab itu Allah kadang disebut Rabbi.. artinya yang memelihara… persis Ibu gitu.

Tapi pengertian umat muslim tidak ke arah itu, Allah bagi mereka adalah “sesembahan”, tempat menyembah, locus penyembahan, icon..idol persis seperti berhala.. tapi pinternya Islam adalah dengan menambahkan konsep gaib.. berhalanya gak ada…

Konsep tauhid Islam rumidddd banget… oleh sebab itu ada disiplin tersendiri bagi seorang ahli tafsir untuk bisa menjelaskan tentang Allah… karena ada dualisme… Allah itu berhala tapi Gaib ..

Dalam Islam, Allah juga punya 99 nama, disebut asmaul Husna… dalam konteks ini Allah bisa jadi laki, bisa jadi perempuan… pokoknya rumit sekali deh..

Islam juga punya konsep Allah yang lain apabila berhubungan dengan umat Nasrani… lam yalid walam yulad walam yaqul lahu Qufuan ahad.. gak beranak dan tidak diperanakan…

Itu terjadi karena Muhammad punya pandangan bahwa kelahiran Kristus menjadi ” Anak Tuhan ” adalah karena Tuhan ngecus gitu dengan Ibu Mariam… Muhammad gak ngerti konsep avatarisme… transendensi Tuhan menjadi manusia.. (lha wong namanya Tuhan mau jadi manusia atau mau jadi kucing kek.. kan terserah dia)

Namun apa yang kita diskusikan disini tidak untuk objektivitas membuktikan bahwa Allah itu bisa jadi orang, bisa mengambil sosok laki2 atau perempuan… tetapi mencoba sekuat2 nya memahami SIAPA TUHAN.

Yang penting apapun, mengambil sosok apapun Tuhan itu, mau batu kek, mau pohon kek, mau kodok kek… Tuhan memiliki atribut yang sempurna.. tidak kompartemental tidak asmaul Husna.. tidak butuh 99+ nama untuk menguasai fakultas ketuhanannya.

Kesempurnaan Tuhan salah satunya adalah ada pada dualisme feminin dan maskulin… ada pada keseimbangan… dan karena Tuhan itu seimbang.. Tuhan itu ya gak laki2 juga gak perempuan…

Tuhan tidak begini dan begitu… tidak begerak kesana dan kemari… tidak bisa didefinisi begini dan begitu, tidak jadi ini dan jadi itu, tetapi Tuhan menguasai fakultas Ketuhanannya….

Allah dalam pandangan Islam tidak seimbang,… lebih maskulin ketimbang femininnya… dan Tuhan model begini ini sangat berbahaya…Tuhan jadi gonjang-ganjing, Tuhan jadi restless. Tuhan jadi ini dan itu… Tuhan jadi gambar dari alter egonya Muhammad itu sendiri.

karena Tuhan terlalu maskulin maka ada konsekuensi yang aneh, sasa sih, manusia diciptakan untuk jadi a’bud.. na budu… jadi budak yang premier objektifnya nyembah ?

Tenta jadi beda banget dengan Tuhan feminin.. mirip Ibu… seperti dendang sebuah lagu:

” Kasih Ibu kepada Beta…tak terhingga sepanjang masa… hanya memberi tak harap kembali bagai SANG SURYA menyinari dunia ”

Konsep ” SANG SURYA ” ini adalah konsep yang di adopsi oleh Nasrani untuk menggenapi Taurat… intinya KEKUASAAN TUHAN (maskulin) harus di genapi oleh KASIH SAYANG (feminin), ini sebenarnya massage dari Yesus Kristus… lebih dari sekedar domain Teologi Yahudi Vs Nasrani.

Dengan demikian AGENDA kita adalah BUKAN MEMURTADKAN umat muslim, itu konotasinya malah kita nyuruh mereka gak percaya Tuhan, jangan dan tidak begitu…

Berkenan bahwa kita memperkenalkan pada mereka konsep Ke Femininan Tuhan… dengan demikian cara pandang mereka kepada monster ciptaan Muhammad yang dipanggil Allah ala Muhammad bisa sedikit lebih logis, praktis, dan realistis.. masa sih Allah begitu “tidak seimbangnya”.

Bagi saya pribadi.. Tuhan tidak gaib… Tuhan harus REAL.. Tuhan adalah SOSOK yang MENGUASAI ketakutan kita, dan itu bisa apa saja, sosoknya POLIFORM tapi esensinya MONOFORM… sehingga salah satu cara untuk menghargai Tuhan pribadi harus dengan kemampuan bisa menghargai Tuhan orang lain…

Uang misalnya, itu juga FORMA TUHAN… jangan katakan kita tidak takut pada Uang… karena Uang punya kekuatan yang tidak bisa begitu saja kita kuasai… TETAPI KITA TIDAK MENYEMBAH UANG…(jengkang jengking di depan duit lucu kali ya) yang kita lakukan adalah MEMBERI PENGHORMATAN PANTAS KEPADA UANG… .

Bagaimana caranya ?

Pengertian ini yang harus kita tawarkan kepada Muslim dan Muslimah…

Setuju ??

Single Post Navigation

37 thoughts on “Mengenal Jenis kelamin Allah SWT

  1. My apologies for now being able to understand these words. Just wanted to thank you for deciding to follow Learning from Dogs, Paul

  2. Saudara penulis, tulisan saudara di atas di alinea 9, 10, saya kira tidak beralasan samasekali, tidak ada satupun di Alkitab yang mengatakan Allah beranak dan diperanakkan.

    Yesus disebut Anak Allan bukan dalam arti anaknya Allah, melainkan seperti analogi anak Indonesia, Indonesia tidak beranak, sehinnga anak Indonesia tidak berarti indonesia beranak dan diperanakkan, anak indonesia berarti berasal dariindonesia, dls, sedemikian Yesus disebut Anak Allah, karena memang Ia adalah Firman Allah yang menjadi manusia.

    Salam

    • Saya paham mksd sdr, dalam tulisan tersebut saya tidak sedang mengkritik dalam sudut pandangan iman Kristen.
      Tulisan dalam alinea yang anda sebutan tadi, bersumber dari kutipan ayat Qur’an. Di dalam sudut pandang Islam Tuhan tidak bisa beranak atau dipernakan, dan islam menganggap bahwa Yesus yang lahir ke dunia adalah anak biologis Tuhan.

      • pnshafapublika on said:

        dan islam menganggap bahwa Yesus yang lahir ke dunia adalah anak biologis Tuhan
        Bisa minta tolong disebutkan dalam surat dan ayat Al-Qur’an atau hadits yang menyebutkan hal ini mas /mbak (atau dua2nya??) Kami menunggu kabar gembira dari anda…

  3. maaf, kpd yg punya blog ini,,, saya tidak sependapat dgn tulisan anda.
    tulisan anda itu tidak berdasarkan fakta sesungguhnya. anda membual dan mengada-ngada.

  4. eziie2208 on said:

    hemh,koreksi lagi tulisannya mas brow,cz saya gak setuju jika seperti nitu…

  5. Newbie Tora on said:

    Monggo di koreksi dlu judul nya sob :D

  6. ada ya orang kurang kerjaan yang sibuk menjelek2an agama orang lain.. hahaha.. mending buat blog buat nyari duit mas/mba/cong
    situ bilang islam begini, islam begitu, trus situ udah baik ya jelek2in agama orang?
    semoga Allah SWT mengampuni anda..

  7. Umat Islam sudah dibekali dengan 20 sifat wajib dan 20 sifat mustahil bagi Alloh SWT. Diantara sifat wajibnya adalah Alloh SWT tidak sama dengan Makhluk ciptaan-Nya. Apapun bentuk dan sifatnya jika itu sama dengan manusia, benda, alam dll(MAKHLUK) maka itu bukan Alloh S.W.T. Setiap umat muslim wajib mengetahui 20 sifat tersebut sehingga tidak akan terpengaruhi oleh berbagai macam racun agama layaknya tulisan diatas. Semoga Alloh SWT memberi petunjuk kpd saya, juga kpd penulis blog ini. Amin.

    • pnshafapublika on said:

      Betul Gush Ans, ahsantum. semoga Allah memberi petunjuk kepada kita, juga kepada penulis blog ini agar tidak menyebarkan racunnya kepada kaum muslimin.

  8. roh anda saja anda tidak mengetahuinya bagaimana bagaimana roh itu menghidupkan anda apalagi tuhan yang menciptakan roh itu,alangkah bodohnya kamu berpikir

  9. judulnya yang bagus itu lagilagi81 ngak punya kelamin, jadi ngak punya malu. juga ngak punya otak. ane jadi kasian sama ente, hidup seperti hewan makan ,minum terus mati.

  10. ilmu masih sedikit tapi udah bnyak omong… belajar dulu lagi ya yang bikin blog ini.. loh belum tau apa2 kayak nya tentang islam..
    klo mau belajar.. coba cari tau awal nya bumi di ciptakan.. dan orang pertama kali siapa yang mnginjak bumi… ini semua ada di alquran!!
    klo loh sudah paham ini.. nanti kita lanjut ke diskusi dengan jin muslim.. baru kita bicara tentang nabi muhammad..!! pasti akan ketemu alur nya dan semoga anda paham..

  11. inalillahi wainalilahi rojiun, ” sesungguhnya org seperti ini ialah org yg sangat jauh dari agama sehingga jiwa dan pikirannya selalu dipenuhi rasa iri dan gelisah, dan semuanya tau jika Alloh Maha segalanya, dialah sang Pencipta alam semesta dan Muhammad SAW sbg utusannya, jikalau anda yg diatas berniat menjelek-jelekan atau memecah belah agama kami dgn coretan anda diatas KETAHUILAH ALLOH SWT Maha Mengetahui !!! saya mendoakan semoga anda segera mendapatkan Hidayah-Nya Amin yarroballalamin “

  12. “Bagi saya pribadi.. Tuhan tidak gaib… Tuhan harus REAL.. Tuhan adalah SOSOK yang MENGUASAI ketakutan kita” ha ha ha,wah tuhannya penulis ini bisa babi hutan juga, coz babi hutan bisa menguasai ketakutanx, atau anjing atau bahkan istrinya bisa jadi tuhannya, kalau tuhannya berkelamin pasti butuh pemuasan seksual ya, wah bisa jadi ada tuhan yang menikah dong, lucu banget ato gila banget sih ini, nulis kok gak mikir apa barang kali ini orang gila jadi menganggap tuhan harus REAL, wong dianya sendiri gak bakalan bisa menemukan n melihat bahwa perasaanya dapat berbicara juga, pakai bahasa apa ya perasaanya. allohu yahdika, eh salah hadaanallohu waiyyaakum. aamiin

  13. Berdasarkan kutipan anda:
    “Tapi pengertian umat muslim tidak ke arah itu, Allah bagi mereka adalah “sesembahan”, tempat menyembah, locus penyembahan, icon..idol persis seperti berhala.. tapi pinternya Islam adalah dengan menambahkan konsep gaib.. berhalanya gak ada…”

    Islam menyembah Allah, dan tidak ada Ikon2nan berhala2 an, kalung2ngan, simbol2lan

    Kalau sudah kita menyembah dengan apa yang kita tuju yaitu Allah tanpa ada 1 pun perantara, trus buat apa berhala,ikon,simbol?

    Memangnya Tuhan harus punya Ikon,berhala atau simbol? mungkin bagi anda Tuhan harus REAL, tapi kenyataannya Tuhan memang sudah REAL (REAL dalam pandangan anda hanyalah sempit)
    Tidak perlu berhala,simbol,ikon, Tuhan sudah REAL, Allah itu REAL

    Justru simbol,ikon,bahkan berhala menyebabkan umat tidak terfokus dengan Tuhannya melainkan dengan Bentuk yang ia lihat (berhala itu sendiri)

    Tahukah anda, suatu benda itu bisa ditunggangi/ditempati “jin”. oleh karena itu islam tidak menyimbol kan Tuhannya, karena sesungguhnya yang kalian sembah pada suatu benda itu adalah “jin”.

    Untuk apa kita berdo’a pada simbol kemudian diteruskan ke Tuhan kalau kita bisa langsung berdo’a kepada Tuhan itu sendiri?

    Lanjut ke pernyataan anda:
    “Konsep tauhid Islam rumidddd banget… oleh sebab itu ada disiplin tersendiri bagi seorang ahli tafsir untuk bisa menjelaskan tentang Allah… karena ada dualisme… Allah itu berhala tapi Gaib ..”

    “Allah itu berhala tapi Gaib” kesimpulan yang benar2 bodoh, mengapa?
    Kesimpulan saya, anda menganggap berhala itu Tuhan, sadarlah kawan. anda menyembah berhala atau simbol(kalaupun iya) itu tujuannya untuk Tuhan anda sendiri, jadi berhala hanya perantara dan perantara itu bukanlah Tuhan, dia hanya BENDA, Benda tidak Gaib, tapi 2 2 nya sama2 REAL/NYATA

    Anda menganggap Gaib itu Tak nyata karena anda tidak bisa merasakannya

    Jin itu Gaib dan Jin itu NYATA, karena jelas2 jin itu ada (sayang sekali anda tidak bisa merasakannya atau bahkan melihatnya). kalau anda mau bukti yang menurut anda real itu susah, karena selama ini belum ada teknologi untuk membuktikan itu. tapi kalau anda benar2 ingin melihatnya, bisa saja, dengan bantuan ilmu gaib kita bisa melihatnya.

    sama dengan Allah, Dia Nyata dam DIa lebih tinggi dari yang lain, oleh karena itu kita tidak bisa melihatnya, tapi tetap kita bisa merasakannya mengapa? karena sebenarnya tiap makhluk itu punya hal Gaib, hal Gaib itulah yang bisa berkoneksi dengan yang Gaib bahkan Allah.

    Sekali kali gunakan Hal Gaib anda, jangan terlalu terfokus pada Sesuatu yang bisa di tangkap oleh kelima Indra anda

    Lanjut ke kutipan selanjutnya:
    “Allah dalam pandangan Islam tidak seimbang,… lebih maskulin ketimbang femininnya… dan Tuhan model begini ini sangat berbahaya…Tuhan jadi gonjang-ganjing, Tuhan jadi restless. Tuhan jadi ini dan itu… Tuhan jadi gambar dari alter egonya Muhammad itu sendiri.”

    Itu hanya pemahaman anda yang salah sudah dijelaskan dlm Al-Qur’an bahwa Allah bukanlah pria ataupun wanita, jadi tidak perlu menyamakan dengan sisi feminin atau maskulin

    sebenarnya Allah dan Muhammad itu seperti Allah dengan Isa
    Allah sebagai Tuhan dan Muhammad/Isa sebagai pembawa/penyampai/perantara wahyu

    mengapa kok pake perantara? kok gk langsung saja Allah yg menyampaikan? (mungkin anda mau bertanya begitu)

    Dunia ini terdiri dari banyak dimensi, dan Allah itu ada di dimensi yang paling tinggi. dimensi tertinggi mencakup semua dimensi (jadi Allah bisa melihat apa yang ada di dimensi2 bawahNya)
    sedangkan dimensi yang dibawah tidak bisa melihat dimensi atasnya

    Misal: ada dimensi 1,2,dan 3 (semakin besar angka semakin tinggi dimensi)
    Maka:
    -dimensi 1 dan 2 ada di dlm dimensi 3 jadi dimensi 3 tau apa2 yang ada di dimensinya maupun dimensi 1 dan 2
    -dimensi 1 tidak tau apa2 yang ada di dimensi 2, dan 3
    -dimensi 2 tau apa2 yang ada di dimensinya maupun dimensi 1, tapi tidak tau apa2 yang ada di dimensi 3

    Nah tetapi kita bisa melintasi dimensi yaitu dekan mengkonversi diri kita menjadi elemen universal(seperti ketika Muhammad naik ke langit dalam Isa’ Mi’raj) nah elemen itu disebut “Gaib” oleh manusia

    Nah sebenarnya Allah bisa saja menampakkan dirinya dalam dimensi kita, namun Dimensi kita tidak cukup kuat untuk menampung Konversi Allah ke dimensi kita sehingga kita bisa melihatNya (seperti dalam kisah Nabi, dunia kita akan hancur jika Allah mengkonversikan diriNya ke alam kita)

    Oleh karena itu mengapa ketika kita sudah mati (meninggalkan alam kita) kita mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Allah. karena pada saat itu kita berada di dimensiNya

  14. sebelumnya sya minta maaf sedalam”nya bgi penulis blog ini..

    pa sih untung’y bg anda mnjlekn umt islam?
    bkn kh kt sbg umt brgma sling hormt mnghormati, bkn’y mnghujat sna sini..
    pa kh anda ngin mnjrumuskan orang islam jika memang berarti anda sama sperti syaitan yg mnggoda manusia, memang cangkang’y ja manusia tp isinya bukan…
    jika mang anda ngin tau kisah setan mnghasut manusia tonton sja dua dunia d trans 7…
    smoga ALLAH SWT myadarkan anda dan mngampuni dosa anda..
    amin…

  15. Wahh setahu sya semua Agama itu tidak ada yang mengajarkan untuk menghina agama lain atau mencela agama lain atau mengkritik Agama lain……… berarti yang nulis di blog ini tidak punya Agama sama sekali… kasihan yah… Hhaha Haha..

  16. mas/mba, saya mau bertanya nih… “maklum pengetahuan agama saya kurang”

    Yesus itu mati di kayu Salib atas kemauannya atau apa …. Pliss jawab yaa…

    jawabnya ke sini —->

    cieee.cieeee@gmail.com

  17. Bang admin tolong cari video perdebatan islam vs kriten yang mewakili Zakir Naik vs Wiliam Cambel. tolong saksikan dan kalau perluh posting dah di blog ini . . . . Makasi . . . ??

    #bagi saya kau buronan dalam hidupku.

  18. Boleh tau alamat loe dimana ?
    Facebook, twitter Anda mungkin..

  19. tdk usah diperdebatkan ketuhanan yang kita yakini masing-masing, tetapi lakukan saja perintahNya, jika diperdebatkan maka samalah kita dengan orang yang tdk percaya Tuhan, itu pendapat saya! Hanya kita ikuti apa perintahnya, yang dapat kita amalkan dalam hidup kita sehari-hari.

  20. Saya hanya ingin mengutip dari cerita yg mungkin pernah kita dengar.
    Suatu hari, seorang profesor yang mengaku dirinya Atheis berbicara dihadapan kelasnya, topik yang dia bawakan kali ini tentang keberadaan Tuhan ditinjau dari kacamata sains.

    Sebagai pengantar dari mata kuliahnya dia meminta salah seorang mahasiswi yang muslim untuk berdiri. Maka terjadilah dialog antara sang profesor dengan si mahasiswi tersebut.

    profesor : “Kamu seorang Muslim?”

    mahasiswi : “ya Betul pak?’

    profesor : “Jadi Kamu mempercayai adanya Tuhan?”

    mahasiswi : “Ya tentu saja?”

    Profesor : “Sains mengatakan bahwa sebagai manusia kau memiliki panca indra untukmengamati hal-hal disekitarmu, dengan panca indra kau bisa melihat, mendengar merasakan, mencium dan menyentuh segala sesuatu, sekarang katakan padaku, pernahkah kamu melihat Tuhan?”

    mahasiswi: “tidak pak?”

    profesor:”Pernahkah kamu mendengar Tuhanmu?”

    Mahasiswi: “Tidak pak”.

    Profesor: “Pernahkah kamu mencicipi, merasakan aroma Tuhan.?”dengan kata lain memiliki kemampuan indrawi untuk merasakan adanya Tuhan?”

    Mahasiswi :”Tidak pak, saya belum pernah?”

    Profesor :” Tapi kamu masih percaya adanya Tuhan?”

    Mahasiswi :” Ya”.

    Profesor : “Berdasarkan Hukum-Hukum Empiris, sains membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada. Lalu apa pendapatmu?”

    Mahasiswi :”Tidak ada pendapat pak, saya hanya mempercayai adanya tuhan dengan keyakinan:?

    Profesor :”keyakinan? hmmm….inilah yang jadi masalah dalam ilmu pengetahuan,dan tentu saja tidak bisa diterima.”

    si mahasiswi terdiam sejenak, tapi kemudian matanya berbinar…

    Mahasiswi: ” sekarang katakan pak, apakah anda mengajari murid-murid anda bahwa mereka berasal dari kera?”

    Profesor :” Kalau bersandarkan pada proses evolusi alam, ya tentu saya mengajarkan demikian. “

    Mahasiswi :” Pernahkah anda mengamati evolusi dengan mata kepala anda sendiri?”

    Profesor :”Tidak”

    Mahasiswi:” Karena anda tidak pernah mengamati proses evolusi dan tak pernah membuktikan bahwa proses ini merupakan sesuatu yang sedang terjadi, berarti anda tidak sedang mengajarkan pendapat anda. Artinya, anda bukan seorang ilmuwan, melainkan seorang penceramah agama, ya kan?”

    seisi kelas sudah mulai gaduh…

    Mahasiswi:” Adakah seseorang dikelas ini yang pernah melihat otak pak profesor?”

    kelas mulai pecah dantertawa.

    Mahasiswi: Adakah seseorang dikelas ini yang pernah mendengar, merasakan, menyentuhnya mencium aromanya otaknya pak profesor? kelihatanya tidak ada, jadi berdasarkan hukum-hukum empiris, sains mengatakan bahwa anda tidak punya otak pak, Lalu bagaimana kami bisa mempercayai kuliah bapak pak?”

    Ruangan menjadi sunyi, sang profesor menatap si mahasiswi dengan muka merah padam.

    Profesor :”Kupikir kau harus mempercayai kuliah saya dengan keyakinan”.

    Mahasiswi :”Nah begitulah pak… Tuhan itu ada, dan saya mempercayainya, karena saya memiliki keyakinan kepadanya.

    disadur dari sebuah buku “sprituality in work”

    Mungkin teman2 bisa memahaminya. Terima kasih..

  21. microtechnusantara on said:

    Tulisan ini membandingkan pengertian dari dua sisi agama berbeda, penulispun tidak akan mengerti Tuhannya, karena sesungguhnya dia tidak pernah mengenali dirinya sendiri.
    Keyakinan agama seseorang tidak bisa dipaksakan seperti juga keyakinan agama penulis.
    Sebelum kita mempelajari Tuhan pelajari diri kita sendiri.
    Ada pertanyaan,
    Diciptakan dari apa diri kita itu?
    Kita diciptakan dari air mani bapak kita yang menjijikan, lalu ditiupkan roh didalam kandungan, setelah 9 bulan di kandungan kita lahir dalam keadaan yang lemah, setelah itu kita bisa berdiri dan membutuhkan waktu lama untuk tegak, manusia lambat laun menjadi congkak, sombong, menjadi penguasa bumi, padahal dia di ciptakan dari air mani yang menjijikan dan setelah itu datang suatu hal yang tidak pernah diinginkan manusia yaitu kematian.

    mengapa manusia bisa mati? kapan waktunya adakah yang tau? pernahkah penulis mengadakan riset secara ilmiah untuk kematian dirinya sendiri? hal inilah yang sampai sekarang tidak pernah terjawab.

    Nah dari situ kita baru bisa tau ada hal yang tidak bisa kita jawab walaupun itu ada pada diri kita sendiri, lalu kita mengorek-ngorek “Mengenal Jenis kelamin Allah SWT”? tidak pernah akan terjawab karena keterbatasan manusia.

    Tuhan itu ada dan tidak ghoib, hanya yang menjadi masalahnya manusia itu ga pernah bisa ngeliat Tuhan. Kenapa? pandangan manusia itu ada keterbatasan. Percaya adanya udara? pernah liat bentuknya udara? apakah udara itu ghoib?silahkan penulis menjawab dari hati sanubari yang paling dalam.

    Asmaul Usnah itu sifat, bukan nama, saya rasa anda harus mengkaji dari mana anda peroleh sumbernya, kalau anda ingin belajar agama islam belajar dari Kiayi, kalau anda ingin belajar agama kristen belajar dari pendeta, kalau anda ingin belajar agama budha belajar dari biksu.

    Tulisan anda ini berbahaya untuk diri anda sendiri karena anda tidak mengenal konsep yang anda tulis.

  22. mas/mba yg nulis blog ini , anda itu ga punya otak apa ga punya agama ? apa ga punya keduanya ?????!!!!
    bisa les privat sm saya kok mas mba , gratiis lagi mumpung anda belum mati . kalo sudah mati ya nasib anda kekal di neraka ..

    • Muslim yang belajar dan mendalami Islam dengan sungguh akan menghasilkan 2 hal:
      1. Murtad, seperti saya
      2. Menjadi muslim kafah seperti Osama Bin Laden, Amrozi cs, dan para teroris pembom bunuh diri.

      Apakah anda sudah benar benar belajar Islam?

      • pnshafapublika on said:

        mas/mbak atau apa ya (gak jelas sih :@) seorang muslim yang mendalami Islam dengan sungguh-sungguh dan ikhlas akan menghasilkan 2 hal
        1. dia akan mendapatkan kehidupan yang baik di dunia dan akhirat
        2. dia mendapatkan pertolongan Allah untuk senantiasa taat kepadaNya sampai berjumpa denganNya
        Maka pertanyaannya
        APakah anda (dulu dan sekarang) sudah benar-benar belajar Islam wahai lagilagi81?

  23. Kita disini belajar tentang pengetahuan agama dan juga tentang Tuhan yang diyakini seluruh manusia. Apakah anda sudah tau betul dan memperdalam agama dan kepercayaan anda?

    • pnshafapublika on said:

      mmh, baru saya loading ternyata anda bukanlah seorang Kristiani ataupun agama lainnya, tapi anda adalah seorang atheis yang ingin menjadikan orang lain seperti anda pula.

  24. HATI-HATI GAN….. ini bukan masalah sepele apa lagi bawa2 nama ALLAH…

  25. mendadak pusing liat blog ini. –..–

  26. aslietarie on said:

    Penasaran..tujuan anda buat blog ini apa?
    Anda pribadi atau kelompok?
    Menurut anda agama yang benar itu apa?
    “Bagi saya pribadi.. Tuhan tidak gaib… Tuhan harus REAL..”
    Itu pendapat Anda. Menurut Anda sudah adakah agama/keyakinan sesuai pendapat Anda tersebut?
    Atau Anda punya keyakinan lain selain dalam bentuk “agama”?

    Maaf kalo pertanyaan nya terlalu personal.
    Saya lebih tertarik membahas background anda daripada tulisan anda.
    Karena menurut pendapat saya anda berbakat membuat agama baru alih-alih menghina agama lain. :)

    Just asking, kalo tdk menjawab jg tdk masalah.

  27. tulisan naon sh ieu

  28. FindMiracles on said:

    Anda sangat cerdas.. Sy cuma Mau menyimpulkan sedikit Dari banyan point yg anda tulis.
    Disini anda menganggap “menyembah” idetntik dengan jengkang jengking nungging Dan gerakan2 penyembahan lain.
    saudaraku.. Kalau orang korupsi, membunuh, mencuri, menipu, DLL demi uang, ITU wujud penyembahan habis2an Tampa gerakan jengkang jengking.
    Belajarlah Tentang hakekat!
    Saat INI anda DLM posisi Lailaha, semoga segera anda temukan ilallahnya.
    Selamat. Sy suka tulisan anda.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: