KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Doktrin Al Quran Terhadap Muslim

Quran tidak hanya dianggap umat Islam yang terbaik dari semua buku, namun kata-kata penting Allah yang ada di dalamnya abadi dan tidak diciptakan. Pada mulanya ditulis oleh Allah sendiri pada Mushaf yang Terpelihara (Lauh al-Mahfudz), kemudian diturunkan dalam lembaran-lembaran (suhuf) ke langit terendah pada malam Al-Qadr dimana lembaran ini dijaga di sebuah tempat yang disebut Rumah Mulia (Beit-ul-‘Izza). Dari sini mereka disampaikan pada Muhammad sesuai keperluan situasi dalam pewahyuan.

Apa yang dikatakan Professor Hurgronje mengenai umat Islam tak terpelajar di Sumatra berlaku pula untuk semua umat Islam tak terpelajar dan bahkan di kalangan umat Islam terdidik di Saudi Arabia dan Mesir:

“Buku ini pernah menjadi satu kekuatan mengubah dunia, namun sekarang hanya dilafalkan oleh para guru dan orang awam sesuai aturan tertentu. Aturannya tidak sulit, namun tidak pernah ada sumbangsih pemikiran untuk memaknai kata-kata di dalamnya; Quran dilafalkan semata-mata karena pelafalannya dipercaya membawa pahala. Pelafalan ayat Quran–dengan mengesampingkan cara pelantunan dalam nada sedemikian rupa–-yang jangankan oleh orang awam, bahkan oleh para ulama yang sudah mempelajari tafsirnya sekalipun, gagal menyadari apakah ayat-ayat yang sedang dibacanya berisikan perbuatan penuh dosa yang mereka dan para pendengarnya lakukan setiap hari, atau bahkan yang dilakukan saat upacara/ritual itu sendiri.

“Ayat-ayat yang menginspirasi penaklukan universal 13 abad lalu, berkembang tak lebih dari buku teks suci berirama, dimana kaum Muslim terdidik membuang sebagian waktu berharga di masa muda mereka, dan dilafalkan di sejumlah kesempatan seremonial dalam kehidupan setiap umat Islam.” 4

Di semua negara Islam, dalam peristiwa kelahiran, kematian atau pernikahan, Quran digunakan sebagai jimat. Diletakkan dekat kepala orang yang menjelang kematian, dan di kepala bayi baru lahir untuk mendapat keberuntungan. Dunia islam percaya bahwa bulan Safar dipenuhi dengan kejahatan dan orang boleh merasa sangat bersyukur ketika akhirnya mencapai Rabu terakhir bulan ini tanpa mengalami kecelakaan. Hari tersebut tidak dibiarkan berlalu begitu saja tanpa peringatan. “Di Aceh,” ungkap Hurgronje, “disebut Rabn Abeh, ‘Rabu terakhir.’ Banyak yang mandi di hari ini, penduduk pantai mandi di laut, lainnya di sungai atau di sumur. Dianggap baik bila air yang digunakan untuk mandi ini disucikan oleh kontak dengan ayat-ayat khusus Quran. Untuk tujuan ini, tengku di gampong membagikan pada semua orang yang meminta lembar-lembar kertas yang ia tulisi dengan tujuh ayat Quran dimana Allah memberikan salam (berkat atau damai) pada orang-orang tertentu. 5

Sudah menjadi kepercayaan umum di Arab bagian Timur bahwa jika Quran dibungkus dengan kulit kambing segar maka Quran tsb akan tahan api yang paling panas sekalipun dan tak selembar halamanpun hangus atau terbakar. Saya berulangkali ditantang melakukan percobaan ini, Injil vs Quran, sepanjang masa-masa awal tugas misionaris saya di Bahrain. Bahwa kesucian buku tersebut tidak hanya terbatas pada teks di dalamnya, namun meluas ke kertas dan tinta yang digunakan, jelas tampak dalam proses pengambilan sumpah. Di India, sehelai bulu babi diletakkan pada jari jempol yang kemudian ditekan/ditempel pada Quran, memungkinkan orang yang diambil sumpahnya untuk bersumpah palsu. Quran juga dapat digunakan untuk mengusir setan. Tidak ada roh jahat yang akan masuk ke ruangan dimana Quran diletakkan di bagian rak tertinggi—tempat kehormatan.

Kepercayaan bahwa Quran bisa mengusir setan paralel persis dengan praktek di Cina. De Groot menulis (‘The Religion of the Chinese,’ p.51): “Telah saya katakan bahwa karya-karya klasik adalah salah satu senjata terbaik dalam perang melawan hantu-hantu. Bahkan, walaupun itu hanya copy/salinan atau bagian atau lembaran, karya klasik adalah penangkal yang kuat serta obat mujarab untuk penyakit spiritual. Ditelusur hingga ke dinasti Han, tersebutlah berbagai contoh bagaimana manusia melindungi diri mereka sendiri terhadap bahaya dan nasib buruk dengan mengutip dari karya-karya klasik. Bahkan, tulisan-tulisan dan berbagai jenis ungkapan, sepanjang berstempel ortodoks, dianggap bisa menghancurkan hantu-hantu serta pengaruhnya. Kaum terpelajar, saat mereka sendirian dalam kegelapan, meyakinkan keselamatan mereka dengan mengutip karya-karya klasik; bila bayi-bayi menjadi gelisah karena kehadiran hantu-hantu, pasal-pasal dari karya klasik berfungsi sangat baik sebagai pe-ninabobok mereka.

Sekali lagi de Groot bicara mengenai almanak kekuatan magis (p.53): “Tidak ada rumah di China yang tidak memiliki salinan almanak, atau setidaknya judul halamannya dalam bentuk mini, dicetak dengan satu atau dua daun menempel padanya, berfungsi sebagai jimat, sesuai prinsip pars pro toto (sebagian mewakili semua) dan dijual di toko-toko seharga satu koin atau tunai. Jimat-jimat ini disimpan di tempat tidur, sudut-sudut rumah, lemari dan tempat-tempat semacam itu dan dikenakan di tubuh; dan tidak ada pengantin wanita yang saat pindah dari rumah orangtuanya ke rumah pengantin pria melupakan jimat dari judul halaman tersebut diantara berbagai benda pengusir roh jahat lain yang menjadi bekalnya untuk kesempatan seperti itu.”

Bagian-bagian dari ayat-ayat Quran dalam bentuk litograf (pada potongan logam/batu) berwarna, dijual untuk maksud yang sama di Kairo, Bombay, Singapore dan Madras. Kombinasi fantastik huruf Arab dan desain ukiran batu/logam tersebut menjadikan jimat tersebut lebih kuat. Manusia tak bisa memahaminya, namun setan-setan bisa

ANIMISM IN THE CREED AND THE USE OF THE ROSARY

Single Post Navigation

4 thoughts on “Doktrin Al Quran Terhadap Muslim

  1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja).

    Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6)

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

    Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)

  2. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: