KEBAHAGIAAN HIDUP BUKAN SEKEDAR DARI AGAMA

Cara Kaum Muslim Salat Sebelum Perintahnya Diturunkan

Oleh Aam Amiruddin | Ramadan Mubarak – Rab, 8 Agu 2012

Mengenai sejarah Islam, saya belum ada gambaran, bagaimana cara kaum muslim melakukan ritual sebelum perintah salat diturunkan? Yang saya tahu, Nabi Muhammad suka menyendiri di Gua Hira sebagai salah satu ritualnya.
(Irshad, Kalimantan Barat)

Sesungguhnya salat sudah diajarkan sejak Nabi Ibrahim A.S. Hal ini diketahui dari doanya, “Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku menjadi orang-orang yang selalu mendirikan salat.” (Ibrahim 14:40)

Teknik pelaksanaan salat yang dilakukan Nabi Ibrahim A.S. berbeda dengan tata cara salat yang diwajibkan kepada Rasulullah SAW saat Isra Mi’raj, karena setiap nabi diberi tata cara ibadah yang berbeda, “Untuk setiap umat, kami berikan aturan ibadah dan jalan yang terang” (Al-Maidah 5:48).

Ketika salat belum diwajibkan kepada Nabi Muhammad SAW, beliau melakukan salatnya seperti yang dilakukan Ibrahim A.S. karena agama yang dianut Nabi SAW sebelum diangkat menjadi rasul adalah Al-hanifiyyah yaitu mengikuti ajaran atau keyakinan dan cara ibadah yang diajarkan Nabi Ibrahim A.S. sekalipun beberapa ajaran Ibrahim A.S. sudah mengalami distorsi oleh kemusyrikan kaum jahiliah.

Walaupun Nabi SAW berada dalam masyarakat paganis (penyembah patung) tetapi beliau tidak pernah terbawa untuk menyembah berhala karena beliau lebih percaya dan menekuni ajaran yang dibawa Nabi Ibrahim A.S.

Menjelang usia 40 tahun Nabi SAW sering datang ke gua Hira bukan untuk bertapa tetapi untuk beribadah seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim A.S., beliau bertafakur memikirkan dekadensi moral yang merajalela pada kaumnya dan beliau pun rajin melakukan salat seperti salat yang diajarkan Nabi Ibrahim A.S.

Dari analisis di atas jelaslah bahwa saat di gua Hira Nabi SAW melaksanakan salat seperti yang diajarkan Ibrahim A.S., hingga akhirnya kewajiban salat diturunkan kepada Nabi SAW saat Isra Mi’raj dan beliau diajari tata cara salatnya oleh malaikat Jibril.

Teknik pelaksanaan salat yang kita lakukan sekarang adalah salat yang diajarkan kepada Nabi SAW. Karena itu, tata cara salat kita harus mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW, “ Salatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku salat” (HR. Bukhari)

Punya pertanyaan seputar Islam? Tanyakan langsung kepada Ustaz Aam Amiruddin di halaman ini.
cara-kaum-muslim-salat-sebelum-perintahnya-diturunkan-ramadan2012.html

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Allah SWT tidak menurunkan ayat dalam Quran untuk tata cara sholat?
Apakah tata cara sholat yang benar tidak begitu berarti untuk dicatat Allah SWT dalam Quran?
Sebagai mana kita ketahui nenek moyang Muhamad Saw adalah berasal dari paganis, bukankah Muhamad Saw mungkin saja mencampurkan tradisi pagan dalam tata cara sholat.
Seperti menghadap ka’bah, sebagaimana sejarah mencatat bahwa ka’bah merupakan bangunan untuk ibadah kaum pagan sebelum Islam menjadi sebuah agama yang di ridhoi Allah SWT. Kaum pagan sudah terlebih dahulu sudah melakukan ibadah menyembah berhala di ka’bah.
Dan peniggalan ka’bah kaum pagan hanya tinggal Hajjar Aswat yang tersisa sampai kini yang selalu diciumi kaum muslim sampai kini.

Single Post Navigation

One thought on “Cara Kaum Muslim Salat Sebelum Perintahnya Diturunkan

  1. kita on said:

    Allah mengajarkan tatacara sholat dalam Al Quran:
    1. Berwudhu dengan rincian yang sangat jelas
    2. Shalat menghadap kiblat
    3. Berdiri, Takbir, Ruku dan Sujud..
    4. Shalat pada 5 waktu..

    dan rincian perjelas dengan hadist Nabi..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: